Kumpulan 30 kata kata Sunda Sindiran Pedas Buat Teman, Pacar dan Artinya - Kmpublisher.my.id

Kumpulan 30 kata kata Sunda Sindiran Pedas Buat Teman, Pacar dan Artinya

Kata-kata Sindiran Pedas dalam Bahasa Sunda merupakan bagian dari ekspresi yang menggambarkan kecerdasan dan humor dalam budaya Sunda. Kata kata Sindiran pedas ini seringkali diucapkan dengan tujuan untuk menyampaikan kritik atau mengomentari suatu hal secara tajam namun dengan penuh kehalusan dalam bahasa.


kata kata Sunda Sindiran Pedas Buat Teman, Pacar dan Artinya


Kata-kata Sindiran Pedas dalam Bahasa Sunda merupakan bagian dari ekspresi yang menggambarkan kecerdasan dan humor dalam budaya Sunda. Kata kata Sindiran pedas ini seringkali diucapkan dengan tujuan untuk menyampaikan kritik atau mengomentari suatu hal secara tajam namun dengan penuh kehalusan dalam bahasa. Dalam berbagai situasi, kata-kata ini mampu menyampaikan pesan yang tajam, namun tetap mengundang senyuman atau candaan.

kata kata sunda sindiran pedas

berikut ini adalah Kumpulan 30 kata kata Sunda Sindiran Pedas Buat Teman, Pacar dan Artinya YUK kita simak.

1. "Bae tah loba bangke atuh, nyampakkeun jaké oge tangtu!"(Baiknya banyak janji, tapi pelaksanaannya kosong!)

2. "Manéh mah kaduhung manusa, urang aya aya, kamari-kamari!"(Kamu itu seperti manusia aneh, banyak bicara, tapi tidak ada tindakan nyata!)

3. "Bae kitu, hayang angkat kahalangan? Saking tiang anu sok jago!"(Bagus sekali, ingin mengangkat hambatan? Dari dirimu yang sok pandai!)

4. "Duit sok raya, uraté emoh lewat kalénter!"(Uangmu begitu banyak, tapi tak pernah lewat kalender!)

5. "Manéh geus nyelewéhkeun kaluar, pan aya batan kénéh!"(Kamu sudah melampaui batas, tapi masih ada batas yang belum terlewati!)

6. "Bae nyerobot, kitu balikkeun duitna sapotong!"(Baiknya berani mencuri, tapi ketika dikembalikan, uangnya kurang!)

7. "Geura anjeun sorangan nanaon, kitu ogé deui panenan?"(Kamu sendiri melakukan hal apa saja, begitu pula saat panen?)

8. "Bae dikira pangeran, henteu geus kudu disurunga."(Sepertinya merasa seperti pangeran, padahal belum tentu pantas disurunga.)

9. "Bae geus keur jadi ratu, geura henteu kudu dirésép."(Sepertinya sudah menjadi ratu, tapi kok tak ada yang meresapi?)

10. "Manéh suka sari kopi, henteu mayar utang mung duka."(Kamu suka minum kopi, tapi tak membayar utang hanya mendatangkan masalah.)

kata-kata sindiran pedas dalam Bahasa Sunda untuk teman

Kata-kata sindiran pedas dalam Bahasa Sunda dapat digunakan dalam interaksi dengan teman untuk mengungkapkan kritik atau ejekan dengan penuh kecerdasan dan humor.

Meskipun terdengar tajam, tujuan dari sindiran pedas ini seharusnya untuk menghibur dan menjaga keakraban dalam hubungan persahabatan.

Namun, sangat penting untuk menggunakan sindiran pedas dengan bijak dan memperhatikan perasaan teman kita berikut kata-kata sindiran pedas dalam Bahasa Sunda untuk teman.

1. "Téh meunang kecap nyokot, tapi maneh meunang kecap ngayot."(Mendapatkan gelar pencuri, tapi kamu mendapatkan gelar pemalas.)

2. "Anjeun mah sarasa gé ieu urang téh, sakali-kali nyalira kalawan oge."(Kamu merasa lebih dari orang lain, tapi coba sesekali bicara dengan otak juga.)

3. "Hayam jalu di jero kabeh, lamun aya batan ningali!"(Ayam jantan di dalam semua, tapi ada batasan untuk melihatnya!)

4. "Urang mah teh deukeut jadi bank, aya bunga pisan alesanana."(Aku itu seperti bank kecil, bunga sangat alasan.)

5. "Hirup deui rék jadi pangabéran, atawa sok ngan biayaan?"(Hidup lagi untuk menjadi pemimpin, atau hanya ingin terlihat keren?)

6. "Ayeuna mah téh jadi tujuh sumur, dulu mah téh boga ti sapopoé."(Sekarang kamu sudah seperti tujuh sumur, dulu kamu punya dari siapa saja.)

7. "Manéh boga gaya, tapi duit ogé henteu kahoyong."(Kamu punya gaya, tapi uang juga tidak berguna.)

8. "Urang mah lain kaleungitan babaturan, tapi kaleungitan kapercayaan."(Aku tidak kehilangan teman, tapi kehilangan kepercayaan.)

9. "Lamun jadi sapopoé tos, mendingan teu jadi diri maneh."(Kalau jadi siapa saja sudah, lebih baik tidak jadi dirimu.)

10. "Hayang boga baturan sok sokan, tapi sok banget kana kasenian."(Ingin punya teman sok-sokan, tapi sok banget di bidang seni.)

kata-kata sindiran pedas dalam Bahasa Sunda untuk pacar

Kata-kata sindiran pedas dalam Bahasa Sunda dapat digunakan dalam interaksi dengan pacar untuk menyampaikan pesan kritis atau ejekan dengan kecerdasan dan humor.

Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan sindiran pedas dalam hubungan romantis harus dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan perhatian terhadap perasaan pasangan kita.

Sindiran pedas seharusnya bertujuan untuk menghibur dan mempererat hubungan, bukan untuk menyakiti atau merendahkan pasangan berikut kata-kata sindiran pedas dalam Bahasa Sunda untuk pacar.

1. "Lamun gaya téh bisa jadi alat pembayaran, kamu pasti jadi kaya raya!" (Kalau gaya bisa jadi mata uang, kamu pasti jadi sangat kaya!)

2. "Manéh geus jadi master komplain, tos tah jadi master menyayang?" (Sudah menjadi master mengeluh, kapan jadi master menyayangi?)

3. "Kamari-kamari sok basa-basi manis, tapi dina aslinya kaya kanebo." (Sering berpura-pura manis, tapi sebenarnya seperti kanebo.)

4. "Urang teh deukeut jadi perpus, terus nyaho jangjangna!" (Aku seperti perpustakaan kecil, terus mencari tahu segalanya!)

5. "Bae mah urang teh tahu rahasia, kitu pisan alesanana." (Aku itu tahu rahasia, begitu alasanmu.)

6. "Manéh sok bercahaya, tapi duit ogé henteu leuwih." (Kamu sok bersinar, tapi uang juga tidak cukup.)

7. "Urang teh henteu kalemkeun cinta, lamun sok panasan soal basa-basi." (Aku tidak menolak cinta, tapi tidak suka basa-basi panas.)

8. "Hayang jadi batur, urang teh henteu hayang jadi korbannya." (Ingin menjadi teman, aku tidak ingin menjadi korbanmu.)

9. "Ayeuna sok matak pegel, lamun aya tangkalna." (Sekarang sering pusing, tapi ada obatnya.)

10. "Manéh sok atuh raja, tapi akang nyaéta singa." (Kamu sok jadi raja, tapi sikapmu seperti singa.)

Kata-kata Sindiran Pedas dalam Bahasa Sunda memberikan sentuhan kecerdasan dan humor dalam menyampaikan kritik atau sindiran, namun tetap menjaga kehalusan bahasa. Penting untuk menggunakan sindiran pedas dengan bijak dan memperhatikan konteks serta perasaan orang lain.