Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

puisi cinta sedih bikin nangis

puisi cinta sedih.

puisi cinta sedih bikin nangis

CINTA

KENAPA KAU TINGGALKAN AKU

TAKAN ADA CINTA SEPERTI DIRIMU LAGI

SAAT AKU SENDIRI..

KAU MALAH SEMAKIN MENJAUH..

KU BEGITU INGIN KAU MEMELUKKU UNTUK TERAKHIR KALINYA..

AKU BEGITU MENYAYANGIMU WALAUPUN AKU TAU KAU TAK KAN PERNAH PERDULI

AKU MASIH MERINDUKANMU WALAUPUN AKU TAU ,

KAU TERUS MENJAUHI AKU..

AKU TAK KAN MAMPU UNTUK MENGHAPUS SEGALA BAYANGMU..

TAPI KINI KU RELAKAN KAU PERGI DARI KU..

KEGEMBIRAAN YANG DULU KU RASAKAN SAAT MEMILIKIMU..

TELAH BERUBAH MENJADI KESEDIHAN KARENA KEHILANGANMU..

MENGAPA DIRIKU TAK KAN PERNAH BISA MELUPAKANMU

DAN MENGAPA DIRIMU YANG SELALU ADA DI PIKIRANKU

MUNGKIN SALAHKU JUGA TERLALU MENCINTAIMU SEPENUH HATIKU

KU RATAPI KISAHKU DENGAN AIR MATA

KU RENUNGI KISAH KITA DENGAN TANGIS SENDU

HATI INI TERLALU SAKIT

KARENA CINTAMU

SERPIHAN DEMI SERPIHAN LUKA KURASA

KEPINGAN DEMI KEPINGAN TENTANG KITA KU INGAT

SEMAKIN KU KENANG SEMAKIN HANCUR HATI INI

TAPI MENGAPA

SAMPAI SEKARANG AKU MASIH BISA MENCINTAIMU

BILUR-BILUR LUKA MELELEH..

HARAPAN CINTA MENGENTAL

MENCOBA MEMBUDAKI TANGIS

DAN MENGHAPUS AIR MATA DI PIPI

MENGAPA LUKA INI MEMBUATKU MAKIN CINTA

KAPANKAH AIR MATA INI? MENJADI AIR MATA YANG BENING DAN TAK KERUH..

KAPANKAH DERAI TANGISKU TERHENTI

MENJADI SETETES DAN TERAKHIR

SEHARUSNYA AKU TAK PERLU AKU TANGISI.. HARUSNYA AKU KUAT!

HARUSNYA AKU TAK PERLU PERTARUHKAN AIR MATA INI HANYA DEMI 1 KENANGAN

DAN MASA YANG TELAH PERGI

TAPI MENGAPA?

MENGAPA SAMPAI SEKARANG AKU TAK BISA MELUPAKANNYA?

MENGAPA TERUS JATUH?

DAN TUMPAH AIR MATA YANG PERIHKAN HATI INI..

HATIKU SEKARANG JADI PERASA

AIR MATA INI JATUH, JATUH UNTUK CINTA YANG TELAH MENGABAIKANKU

MATAKU YANG MENJADI SAKSI, BAGAIMANA AIR MATAKU JATUH UNTUKNYA..

TERLALU MENETES DAN TUMPAH

AKU SENDIRI BERSAMA KELUH KESAHKU

YANG TENGGELAM OLEH SUARA TANGISKU,,

BERSAMA SERPIHAN HATI YANG KU BAWA

SAMPAI,,, AKU MATI

Posting Komentar untuk "puisi cinta sedih bikin nangis"